rakyat bekasi Ngerti'in Bekasi

Pembangunan Melenggang Tanpa Izin, Meikarta Kangkangi Pemkab Bekasi

Kamis, 10 Agustus 2017 | 14:21 WIB

RAKYATBEKASI.COM,KABUPATEN BEKASI - Pembangunan Kota Meikarta oleh PT Lippo Group di Kabupaten Bekasi masih belum mengantongi izin pembangunan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Kendati demikian, mega proyek yang direncanakan akan berdiri lebih dari 250 tower apartemen tersebut tetap gencar ditawarkan kepada khalayak umum.

Pemkab Bekasi sendiri diketahui telah melayangkan surat teguran sebanyak tiga kali terhadap pengembang, namun tak pernah digubris.

Selain dari laporan masyarakat, Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Sahat MBJ Nahor, mengaku pihaknya memastikan bahwa pengembang belum mengantongi izin dalam membangun Kota Meikarta. Hal tersebut diketahuinya setelah dirinya berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

“Itu jelas menyalahi aturan. Untuk itu kami beberapa waktu lalu telah melakukan pengecekan lapangan sambil memberikan surat teguran,” kata Sahat, Kamis (10/08).

Lebih lanjut Sahat sangat menyayangkan sikap acuh PT Lippo Group yang tetap melanjutkan pembangunan Meikarta tanpa mengindahkan tiga (3) kali teguran yang dilayangkan pihaknya.

Tapi apabila tidak diindahkan juga, maka pihaknya bersama dengan unsur terkait melakukan rapat koordinasi guna menghentikan proyek pembangunan kota modern tersebut.

"Semestinya proses perizinan diselesaikan terlebih dahulu sebelum melakukan pembangunan," tegasnya.

[Izin Tak Lengkap, DPRD Provinsi Jabar Desak Mega Proyek Meikarta Dihentikan]

[Mega Proyek Meikarta dalam Ekspansi "Grand Design Tiongkok"]

Sementara itu, saat DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan inspeksi mendadak ke lokasi Mega Proyek Meikarta yang berlokasi di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, pada Rabu (02/08) silam, Presiden Meikarta Ketut Budi Wijaya berkelit bahwa semua perijinan yang dibutuhkan sudah terpenuhi.

“Terkait perijinan Mega Proyek Meikarta tadi sudah diklarifikasi, ternyata beberapa perijinan sudah diperoleh, beberapa sedang diperoleh dan sedang dikerjakan Pemda Kabupaten bekasi. Amdal secara keseluruhan beberapa ribu hektare sudah ada, karena dalam blok baru harus dibuat amdal baru lagi," ujarnya berkelit.

Meskipun pihak Pemkab Bekasi mengancam akan menghentikan aktifitas pembangunan tanpa izin tersebut, pihaknya menegaskan tidak akan menghentikan Mega Proyek Meikarta dan pembangunan terus berjalan. “Tidak ada kata-kata untuk menghentikan, sebagian ijin sudah ada,” tutupnya. (tian)


Kategori : Bisnis ekonomi,
Topik : Bekasi,
Editor : Sulistyo Adhi

twitter

© 2015 Rakyatbekasi.com. All Rights Reserved. | Info Iklan - Redaksi - Tentang rakyatbekasi.com