rakyat bekasi Ngerti'in Bekasi

Solihat Bantah Tambah Pegawai, 2018 Beban Gaji PDAM Tirta Patriot Bengkak Rp536.707.244,-

Rabu, 06 Mei 2020 | 09:05 WIB

RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Direktur Utama PDAM Tirta Patriot Solihat menjawab dengan santai pernyataan Sekretaris Rumah Aspirasi Bekasi Azka Zine bahwa pihaknya dengan sengaja melanggar Permendagri nomor 2 tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum.

"Ini merupakan isu lama (memiliki 3 direksi), dan saat ini jumlah sambungan PDAM Tirta Patriot sudah di atas 31 ribu pelanggan," kata Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Solihat kepada RAKYATBEKASI, Selasa (05/05).

Ketika ditanyakan berapa angka pasti jumlah sambungan pelanggan eksisting PDAM Tirta Patriot hingga saat ini, Solihat mengaku dirinya tidak mengetahui data jumlah pelanggan yang riil.

"Kalau data pastinya di bagian hubungan langganan," ujarnya berkelit.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Ebot ini membantah pihaknya disebut melakukan praktik nepotisme dalam perekrutan pegawai PDAM Tirta Patriot tanpa proses seleksi.

[Setoran PAD Kecil, Solihat Didesak Rampingkan Pegawai PDAM Tirta Patriot yang "Over Load"]

Bahkan Solihat menegaskan bahwa saat ini pihaknya belum ada program penerimaan pegawai baru. Kendati demikian, Solihat tidak mampu menyebutkan jumlah pegawai eksisting yang dimiliki oleh PDAM Tirta Patriot.

"Saat ini belum ada rekruitmen karyawan. Besok ke Humas saja, saya takut salah angka pastinya (jumlah eksisting pegawai PDAM Tirta Patriot)," tutupnya.

Sementara itu terpisah, Sekretaris Rumah Aspirasi Bekasi Azka Zine meragukan pengakuan Direktur Utama PDAM Tirta Patriot Solihat terkait tidak adanya rekruitmen pegawai dinilai ASBUN.

Nyatanya dalam catatan atas laporan keuangan PDAM Tirta Patriot, beber Azka, adanya peningkatan beban gaji pegawai PDAM Tirta Patriot sebesar Rp536.707.244,-. Beban pegawai pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp26.088.172.077,- yang kemudian pada tahun 2018 meningkat menjadi Rp26.624.879.321,-.

"Dalam rincian beban keuangan kepegawaian tahun 2017-2018, tercatat ada peningkatan pembayaran gaji pegawai sebesar Rp536.707.244,-. yang berarti adanya penambahan jumlah pegawai pada periode tersebut," beber Azka.

Berdasarkan data dan informasi yang kami dapatkan, periode 2019-2020 diwarnai dengan perekrutan pegawai PDAM Tirta Patriot secara diam-diam tanpa adanya proses seleksi. Para pegawai tersebut merupakan "titipan" para eksekutif, legislatif maupun yudikatif.

"Saya menduga ada praktik "titipan" para pejabat yang menjadi pegawai PDAM Tirta Patriot tanpa ada seleksi kepegawaian yang jelas selama Solihat menjabat. Karena balas jasa, PDAM Tirta Patriot "Over Load Pegawai," pungkasnya. (tian)


Kategori : Bekasi, Bisnis ekonomi,
Topik : Bekasi,
Editor : Sulistyo Adhi

© 2018 Rakyatbekasi.com. PT Jurnal Rakyat Media Grup. | Ketentuan Umum - Tentang Kami - Pedoman Media Siber