rakyat bekasi Ngerti'in Bekasi

Persatuan Alumni GMNI Kota Bekasi Sumbang Wastafel Pedal Kaki ke Puskesmas

Kamis, 23 April 2020 | 14:47 WIB

Istimewa Ketua DPC Persatuan Alumni GmnI Kota Bekasi, Heri Purnomo sedang menjelaskan kegunaan dan fungsi wastafel pedal kaki sesaat sebelum serah terima di puskesmas, Kamis (23/04)

Mustika Jaya - Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA-GMNI) Kota Bekasi memberikan bantuan Wastafel (tempat Cuci Tangan) kepada sejumlah Puskesmas yang ada di Kota Bekasi. Mengingat puskesmas adalah garda terdepan dalam memberikan penanganan terhadap warga yang mengecek kesehatan.

Sekretaris DPC Persatuan Alumni GMNI Kota Bekasi, Afif Fauzi mengatakan, memang ini adalah kegiatan dari pergerakan Sarinah Peduli 100 wastafel di Kota Bekasi dan Tangerang.

Untuk saat ini Sarinah Peduli 2020 melakukan kegiatan serah terima bantuan wastafel pedal kaki di 5 puskesmas di Kota Bekasi.

"Salah satunya kita serahkan pada lima puskesmas di tiga Kecamatan yang ada di Kota Bekasi," katanya, Kamis (23/4).

Kemudian, pihaknya fokus melakukan penggalangan dana untuk peningkatan fasilitas sanitasi dasar di puskesmas wilayah luar Jakarta, tahap awal dilakukan di wilayah Bekasi Jawa barat dan Tangerang Banten.

Seperti diketahui prediksi ledakan wabah corona menjadikan puskesmas sebagai pintu gerbang awal pelayanan kesehatan. Survey awal yang dilakukan di wilayah jabotabek, di area pintu masuk puskesmas daerah pinggiran ternyata tidak memiliki fasilitas cuci tangan yang cukup baik.

"Wastafel pedal kaki menjadi pilihan untuk kampanye donasi SARINAH PEDULI 2020, karena Edukasi Cuci Tangan yang baik memerlukan proses pencucian tangan tanpa diakhiri kembali dengan sentuhan ke area non disinfektan. Tangan yang sudah dibersihkan merupakan sarana paling efektif untuk menghindari virus," ujarnya.

Selain itu, yang juga menjadi penyebab pandemik corona 2020 atau lebih dikenal dengan covid 19. Desain pedal kaki memungkinkan tutup buka keran air sumber untuk cuci tangan tidak kembali menggunakan tangan yang sudah dibersihkan, karena menggunakan injakan pedal untuk membuka tuas keran airnya.

Kampanye Donasi disertai tutorial perakitan wastafel pedal kaki. Diharapkan produknya bisa diduplikasi di daerah lainnya dengan biaya sesuai kondisi setempat.

"Target donasi 150 juta rupiah untuk 100 buah wastafel pedal kaki lengkap dengan sabun cair dan transport pengiriman ke lokasi. Pekerjaan perakitan dan pengiriman dikerjakan seiring proses donasi berlangsung. Kampanye ini juga melibatkan bengkel lokal terdekat, untuk memudahkan proses pengiriman sekaligus ikut menggerakkan sektor UKM setempat," ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua PA GMNI Kota Bekasi, Heri Purnomo mengatakan, pihaknya memilih untuk melawan Corona secara substantif dengan tetap fokus pada Edukasi Cuci Tangan. Sehingga pasca wabah Covid 19, barang barang yang akan kita sumbangkan tetap bermanfaat di masyarakat secara berkesinambungan.

"Ini merupakan langkah kecil dari sebuah praktek ideologi gotong royong yang diajarkan Bung Karno. Perayaan Kartinian dan hari lahir pancasila kami wujudkan dalam kerja nyata untuk rakyat tanpa seremoni perayaan yang berlebihan dimasa wabah seperti ini,” tukasnya.

Sementara itu Kepala UPTD Puskesmas Mustika Sari, Hera menyampaikan, banyak terimakasih terhadap bantuan wastafel yang di berikan PA GMNI Kota Bekasi. Dengan adanya wastafel ini sangat membantu pihaknya mau pun pengunjung yang datang ke Puskesmas Mustika Sari.

"Saya ucapkan terimakasih, dengan bantuan yang di berikan, semoga wastafel ini bermanfaat untuk kami dan masyarakat sekitar yang datang ke puskesmas," ungkapnya singkat. (tian)


Kategori : Bekasi,
Topik : Bekasi, Politik,
Editor : Sulistyo Adhi

© 2018 Rakyatbekasi.com. PT Jurnal Rakyat Media Grup. | Ketentuan Umum - Tentang Kami - Pedoman Media Siber