rakyat bekasi Ngerti'in Bekasi

Terkait Banderol DA 1 Rp600Ribu, Kapolresta Metro Bekasi Kota Persilahkan Lapor

Kamis, 09 Mei 2019 | 21:37 WIB

RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Menanggapi adanya informasi adanya kutipan uang Rp 600 ribu kepada saksi partai untuk penggandaan berkas DA 1 oleh penyelenggara, Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto ketika dimintai tanggapannya mempersilahkan jika hal itu mau dilaporkan.

“Coba ditanyakan aja (ke KPU) apa dasar hukumnya (kutipan). Kalau tidak ada lapor ke saya,” kata Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto saat dimintai tanggapannya, Kamis (9/5/2019)

Saat awak media menyampaikan alasan salah satu Komisioner KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa bahwa tidak ada anggaran untuk potocopy berkas DA1 untuk saksi, Kapolres pun menjawab singkat.

“Kalau memang tidak ada anggaran ya gimana lagi. Mungkin maksudnya silahkan yang mau potocopy sendiri,” kata Kapolres.

Namun Kapolres mempersilahkan jika hal itu mau dilaporkan. ”Tapi silahkan kalau mau dilaporkan, nanti saya kaji,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, percakapan dari sebuah grup whatsaap tentang penarikan uang untuk fotocopy formulir rekapitulasi suara di tingkat kecamatan atau DA 1 yang dikutip oleh seluruh Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) se-Kota Bekasi sebesar Rp. 600 ribu.

Seorang saksi dari Partai PAN, Irianto mengakui adanya permintaan uang potocopy untuk mendapatkan copian dokumen DA 1 tersebut.

Saksi dari PAN ini mengaku telah menyetorkan uang yang diminta oleh PPK tersebut. Padahal menurutnya, seharusnya KPU bisa memfasilitasi para saksi yang membutuhkan data DA 1 itu.


Kategori : Politik,
Topik : Bekasi, Politik,
Editor : Sulistyo Adhi

© 2018 Rakyatbekasi.com. PT Jurnal Rakyat Media Grup. | Ketentuan Umum - Tentang Kami - Pedoman Media Siber