rakyat bekasi Ngerti'in Bekasi

Berkas DA I Dibanderol Rp600 Ribu oleh PPK di Kota Bekasi

Kamis, 09 Mei 2019 | 01:40 WIB

RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI – Viral percakapan dari sebuah grup Whatsapp penarikan uang untuk fotocopy formulir rekapitulasi suara di tingkat kecamatan atau DA 1 yang dikutip oleh seluruh Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) se-Kota Bekasi sebesar Rp 600 ribu.

Seorang saksi dari Partai PAN, Irianto mengakui adanya permintaan uang potocopy untuk mendapatkan copian dokumen DA 1 tersebut.

Saksi dari PAN ini mengaku telah menyetorkan uang yang diminta oleh PPK tersebut. Padahal menurutnya, seharusnya KPU bisa memfasilitasi para saksi yang membutuhkan data DA1 itu.

“Kalau ternyata memang ada anggarannya, dan tidak segitu harganya, saya mau minta uang itu kembali. Bahkan saat pleno tadi saya protes terkait uang potocopy itu,” tegasnya usai pleno penghitungan suara Kecamatan Bekasi Timur di Kantor KPUD, Rabu (09/05).

Sementara itu Ali Mahyail Komisioner Koordinator Divisi Pengawasan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) menanggapi permintaan uang potocopy tersebut, dirinya menyayangkan. Memang untuk pengadaan potocopy DA1 itu tidak ada anggarannya tetapi PPK tidak perlu membandrol harga.

“Kan kalau memang tidak ada anggarannya cukup PPK meminta seluruh saksi partai menyalin softcopy DA1 tidak harus diminta uang, jadi harus dikembalikan uang itu,” terangnya.

Terpisah Ali Syaifa Komisioner KPUD Kota Bekasi saat dikonfirmasi terkait uang potocopy DA1 yang diminta PPK, dirinya mengakui sempat ada protes dari sejumlah saksi partai dan ia mengatakan persoalan tersebut sudah selesai.

“Saya akui memang tidak ada anggaran untuk potocopy DA1 itu, sudah clear persoalan itu,” kelitnya singkat. (*)


Kategori : Politik,
Topik : Bekasi, Politik,
Editor : Sulistyo Adhi

© 2018 Rakyatbekasi.com. PT Jurnal Rakyat Media Grup. | Ketentuan Umum - Tentang Kami - Pedoman Media Siber