rakyat bekasi Ngerti'in Bekasi

Dugaan "Makar" ala Sekda Kota Bekasi Lawan Pejabat Wali Kota

Rabu, 30 Mei 2018 | 09:54 WIB

RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji, kembali berulah meskipun kasus pelanggaran netralitas belumlah tuntas.

Kali ini, ulah tersebut dilakukannya dengan mengajak para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengusir Pejabat (Pj) Wali Kota Bekasi dari Kota Bekasi.

Hal itu dilontarkan Rayendra di dalam pesan WhatsApp Group  yang bernama “Bangun Dengan HATI KA SKPD”.

“Saya berharap temen-temen Kepala SKPD, kita sudah bersama-sama belasan tahun, bahkan puluhan tahun. Masa harus dipatahkan dengan datangnya seorang Pj Walikota dari Bandung. Mari kita usir dia dari bumi Bekasi. Biarkan dia bekerja sendiri. Dan jujur saya sangat kecewa kalau diantara temen-temen masih ada yang komunikasi dengan Pj Wali Kota Bekasi,” ungkapnya dalam pesan yang dikirimkannya di dalam group WhatsApp para Kepala SKPD Pemerintah Kota Bekasi.

Tak hanya itu, Rayendra juga mengajak para Kepala SKPD untuk kompak terhadap perintahnya, agar tidak taat terhadap perintah yang dilakukan Pj Wali Kota Bekasi.

“Para Kepala SKPD anda jangan mau diatur sama orang baru yang mencari popularitas di Bekasi. Harus punya prinsip dan nyali untuk mengusir Pj dari Bumi Bekasi. Jangan punya nyali kecil, jangan mau menghadap kalau di panggil. Biarkan saja kita harus kompak. Usir Rudi dari Bekasi. Kita minta ke Kementrian untuk diganti,” tambahnya.

Dalam pesan tersebut, terlihat sejumlah pejabat esselon 2 dan 3 Pemkot Bekasi, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan perintah Rayendra.

Seperti dilansir oleh kabar tiga, Reyendra seolah menghelakan nafasnya, ketika ditanya soal pesannya dalam group WhatsApp tersebut. “Hadehh semuanya nanya wa itu seru banget,” jawabnya singkat.

Sementara itu Pj Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah, mengaku belum mengetahui adanya dugaan ‘Makar’ tersebut.

“Makar? Loh saya belum tahu tuh. Emangnya ada apa dengan saya? Saya kan disini hanya menjalankan perintah dari Gubernur. Kalau mau laporkan saya, silahkan saja, saya hanya menjalankan perintah untuk meneruskan sementara tugas Wali Kota Bekasi,” jelasnya saat di konfirmasi oleh wartawan, Rabu (30/05/2018) pagi.

Ruddy mengatakan, bahwa dirinya tidak sedikitpun khawatir soal dugaan makar yang sedang digalang oleh Sekda Kota Bekasi bersama para Kepala SKPD. “Silahkan saja laporkan, saya tidak ambil pusing persoalan itu,” imbuhnya. (tian)  


Kategori : Bekasi,
Topik : Bekasi, Politik,
Editor : Sulistyo Adhi

twitter

© 2015 Rakyatbekasi.com. All Rights Reserved. | Info Iklan - Redaksi - Tentang rakyatbekasi.com