rakyat bekasi Ngerti'in Bekasi

Kasus Netralitas ASN Mandek di Panwaslu Kota Bekasi, Tim NF Lapor ke Jabar dan Pusat

Rabu, 28 Maret 2018 | 16:37 WIB

RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI – Tim Advokasi Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 2 (NF) membeberkan bahwa pihaknya telah memberikan kelengkapan syarat material atas pelaporan dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji ke Panwaslu Kota Bekasi.

Hiu Hindiana mengklaim, pihaknya telah memenuhi persyaratan material pelaporan yang diatur oleh Undang-Undang tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota serta Perbawaslu tentang Penanganan Laporan Pelanggaran Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Serta Wali Kota Dan Wakil Wali Kota.

“Bukti-bukti lengkap, ada rekaman, foto dan saksi-saksi. Bahkan yang bersangkutan (Sekda) sudah mengakui, itu yang kami kutip dari media cetak, ya. Ya secara material sebenarnya kami sudah terpenuhi,” bebernya, seusai memenuhi panggilan Panwaslu Kota Bekasi, Rabu (28/03/2018).

Kendati kasus dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh Sekda Kota Bekasi dihentikan oleh Panwaslu Kota Bekasi, kata dia, pihaknya sudah dilaporkan ke tingkat pusat dan jawa barat, yakni ke Bawaslu RI, Komisi II DPR RI, Bawaslu Jabar dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

“Alhamdulillah kami tim advokasi NF, di bawah pimpinan Pak Bambang, sudah melaporkan kepada Komisi II DPR RI yang berkaitan dengan bidang Pemilu, Bawaslu RI, Bawaslu Jabar dan Gubernur Jawa Barat terkait adanya oknum pejabat pemkot bekasi, yang melakukan pelanggaran disiplin ASN,” tukas Hiu.

baca juga:

[GmnI Bekasi Tuding Panwaslu "Masuk Angin" Tangani Kasus Pelanggaran Pemilu]

[Hentikan Kasus Sekda, KAMMI Bekasi Tuding Panwaslu Tak Becus]

[Dianggap Mandul dan Tak Bernyali, KAMMI Bekasi Geruduk Kantor Panwaslu]

Terkait tidak hadirnya para saksi saat dilakukan pemanggilan oleh Panwaslu Kota Bekasi, kata Hiu, tidak terlepas dari adanya intimidasi yang ditujukan kepada para saksi.

“Jadi kita ada kecenderungan, bahwa para saksi juga takut, terintimidasi. Dan itu akan kita tindak lanjuti,” terangnya.

Sementara itu masih di tempat yang sama, Ketua tim advokasi paslon nomor urut 2, Bambang Sunaryo menjelaskan bahwa syarat material yang dilaporkan oleh pihaknya beberapa waktu lalu ke Panwaslu Kota Bekasi sudah terpenuhi.

“Jadi semuanya sudah lengkap, saya yakinkan semuanya sudah lengkap. Namun ini semua ada intervensi sangat kuat. Ini sudah masif,” ujarnya singkat. (tian)


Kategori : Politik,
Topik : Bekasi, Politik,
Editor : Sulistyo Adhi

© 2015 Rakyatbekasi.com. All Rights Reserved. | Info Iklan - Redaksi - Tentang rakyatbekasi.com