rakyat bekasi Ngerti'in Bekasi

Polisi Tangkap Penyulut Rocket Flare Maut di Stadion Patriot Bekasi

Senin, 04 September 2017 | 18:51 WIB

RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota, menahan ARP alias Rico (25) warga Bekasi Timur Regency Blok E 15, Kelurahan Cimuning Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi. Rico yang merupakan karyawan swasta diamankan oleh petugas, pada Senin dinihari (04/09/2017) sekitar pukul 00.30 WIB, dari rumahnya tanpa melakukan perlawanan.

Saat ini Rico telah ditetapkan sebagai tersangka karena telah menyalakan rocket flare, yang mengenai wajah suporter Timnas Indonesia, (alm) Catur Juliantono (32), warga Kampung Sumur Kelurahan Klender Jakarta Timur, usai laga persahabatan antara Indonesia versus Fiji di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Sabtu (02/09) kemarin.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi Hero Henrianto Bachtiar mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan rekaman video yang di upload warga ke media sosial youtube.com. Usai mengenali ciri-ciri pelaku yang menyulut rocket flare, petugas kemudian melakukan pengejaran.

"Terhadap tersangka, kami akan mengenakan pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia, dengan ancaman maksimal lima tahun penjara," ujar Kapolres dalam pers rilis, Senin (04/09).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengakui bila anak buahnya yang melakukan pengamanan di stadion, kurang detail melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penonton. Hal ini, terbukti masih adanya penonton yang lolos masuk stadion dengan membawa rocket flare di dalam tasnya.

"Saya akui ada kelengahan dari aparat kita dalam melakukan penjagaan kemarin. Pemeriksaan kurang detail," katanya.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku bermain flare untuk meluapkan euforia usai menyaksikan pertandingan. Tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa yang menyebabkan adanya korban meninggal dunia tersebut.

"Tersangka ingin mengarahkan rocket flare ke lapangan, namun justru meluncur ke arah penonton di tribun timur. Tersangka membeli flare dari bukalapak.com. Flare bukan barang terlarang, tapi tidak boleh dibawa ke dalam stadion," kata Kapolres.

Saat kejadian tersangka duduk di tribun 17 sebelah selatan, dan korban duduk berjarak 300 meter di tribun timur bangku 12 B. Akibat terkena rocket flare, wajah dan mata korban mengalami luka bakar serius, dan meninggal saat berada di stadion.

Pasca kejadian ini polisi masih tetap mengizinkan Stadion Patriot Bekasi digunakan untuk menggelar pertandingan di Liga 1, sebagai kandang dari Klub Persija dan Bhayangkara FC.

Kendati demikian, polisi berjanji akan lebih memperketat pengamanan kepada penonton yang akan masuk ke dalam stadion.

Sementara itu, tersangka Rico di hadapan media mengaku menyesali perbuatannya yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

"Saya minta maaf kepada keluarga korban dan minta maaf kepada seluruh suporter timnas," ujar tersangka saat digiring masuk ke ruang tahanan Mapolres Metro Bekasi Kota. (Erikh)


Kategori : Bekasi,
Editor : Sulistyo Adhi

twitter

© 2015 Rakyatbekasi.com. All Rights Reserved. | Info Iklan - Redaksi - Tentang rakyatbekasi.com